“Dia jegil mata sampai tersembul keluar, OMG, takut babe, boleh you all imagine apa jadi lepas tu?” kata Linda. “Lepas tu, apa jadi babe?” tanya Ana kepada Linda.
Tiba-tiba, MD keluar dari biliknya dan berjalan menuju ke pencetak Xerox yang terletak di sebelah pantry. Semuanya lari bertempiaran seperti tikus melihat kucing. Ada yang berpura-pura mengemas barang, menyapu lantai dan sebagainya.
“Cut!!, tolonglah jangan berlakon lagi. Lakonan you all teruk, boleh bankrupt production house. Dari pukul lapan tadi saya tengok you all semua berborak, sekarang dah pukul sepuluh. Sila tulis surat penjelasan, mengapa saya tak boleh pecat kamu semua.” Kata MD.
14 July 2011
Copyright©Sanusi Din 2011, All Rights Reserved.
Tampilkan postingan dengan label Fiksi Mini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiksi Mini. Tampilkan semua postingan
Kamis, 28 Juli 2011
Doa dari yang teraniaya
Kamal terjatuh dari lereng bukit dan tersangkut di banir pohon cengal. Badannya luka-luka. Kakinya patah. Dia keseorangan di tengah hutan dengan kondisi yang kritis. Senapangnya hilang entah ke mana.
Dia pasrah. Mungkin di sinilah kuburnya. Selang beberapa menit dia dihampiri oleh seekor harimau yang besar. Dia hampir pasti akan menjadi hidangan tengahari binatang itu.
Dia teringat kata ustaznya dulu tentang doa dari orang yang teraniaya cepat makbul. Dia pun berdoa, "Ya Allah, sesungguhnya aku teraniaya, selamatkanlah aku dari harimau ini."
Harimau berkata, "Sebenarnya aku yang teraniaya karena diburu oleh orang ini. Aku bersyukur karena dapat rezeki tanpa harus berburu. Amin!"
14 July 2011
Copyright©Sanusi Din 2011, All Rights Reserved.
Dia pasrah. Mungkin di sinilah kuburnya. Selang beberapa menit dia dihampiri oleh seekor harimau yang besar. Dia hampir pasti akan menjadi hidangan tengahari binatang itu.
Dia teringat kata ustaznya dulu tentang doa dari orang yang teraniaya cepat makbul. Dia pun berdoa, "Ya Allah, sesungguhnya aku teraniaya, selamatkanlah aku dari harimau ini."
Harimau berkata, "Sebenarnya aku yang teraniaya karena diburu oleh orang ini. Aku bersyukur karena dapat rezeki tanpa harus berburu. Amin!"
14 July 2011
Copyright©Sanusi Din 2011, All Rights Reserved.
Langganan:
Postingan (Atom)